kalau hari ini kita menjadi anak yang baik yang soleh sudah pasti jasa mereka,
adalah karunia allah yang di antarnya dari doa kedua orang tua kita.
ada sebuah kisah ada seorang anak yang sukses, direkutur dari sebuah perusahaan,
punya segalanya.
si anak: "bu, ibu mau apa lg, umroh, haji, mau keliling eropa ayu saya antar ibu
tinggal bilang saya akan beri. asal apa yang saya lakukan bisa membalas
kebaikan ibu kebaikan ibu, ibu tinggal bilang apa saja"
si ibu : "nak kebaikan ibu tidak akan bisa terbalas"
si anak: "saya punya apa saja, pasti bisa"
si ibu : "tak bisa"
si anak: "bisa!!"
si ibu : "sudahlah malam ini km tdr sama ibu, spt dulu km masih kecil tdr sama ibu"
si anak: "kalo itu bisa balas kebaikan ibu baiklah"
*tidurlah dia sama ibunya sebagaimana dia kecil dulu, tengah malam ibu bangun anak
masih tidur, jam 3 si ibu bangun mau tahajud anak masih tertidur pulas,di bagunkan
anaknya, "nak2 bangun nak sudah jam 3 ayo tahajut", tetapi masih tertitur, ahirnya
ibu bawa air di semburkan air itu ke mukanya, ahirnya si anak terbangun dengan
marah-marah.*
si anak: "ibu apa2an klo membangunkan saya harus baik2,knp harus d siram klo bgn
muka masah, kasur basah, bantal basah, knp bu?"
si anak: "itulah nak memang kebaikan ibu tak terbalas"
si ibu : "kamu baru semalam saja ibu bangunkan sudah marah2 spt. ibumu bertahun2
lamannya mengurusmu ketika bayi tdk pernah marah. setiap malam ibu harus
terbangun menggantikan popokmu karena kamu malam2 mengencingi tubuh ibu,
setiap malam ibu bangun mengannti popok mengganti baju celanamu krn km
membuang kotoran di depan ibu,tp ibu tidak pernah marah bahkan ketika
mengganti popokmu mengalir doa dari ibumu "ya allah jadikan kelak anak
ini sukses, jadikan dia anak yg soleh jadikan dia anak yang berhasil"
jadinya jabatan anak sekarang merupakan doa ibu sekian puluh tahun lalu,
masihkah berpikir jasa ibu bisa terbalas?
#dari kajian asmaul husna darut tauhid
sudahkah kebaikanmu itu membalas kebaikan ibumu?
Mei 16, 2011 oleh smuet